Bayi biasanya mengkonsumsi ASI selama kurang lebih 2 tahun. Setelah itu para orang tua harus membiasakan dengan susu yang lain. Mengubah kebiasaan bayi mengonsumsi ASI tidaklah mudah (menyapih). Bayi akan selalu menangis dan meminta ASI. Berikut adalah tips untuk Anda sehingga Anda dapat dengan mudah mengubah konsumsi susu anak anda menjadi susu sapi :
1. Kurangi asupan susu bayi atau susu formula. Bayi Anda akan lebih cenderung menerima susu sapi jika dia tidak menyusui atau dipertahankan secara formal. Tidak perlu melakukan perubahan mendadak: Anda bisa melakukan transisi secara bertahap, menghilangkan satu kali makan sekaligus dan menggantinya dengan susu sapi.
2. Batasi jus dan minuman lainnya. Dorong anak Anda untuk minum susu dengan membatasi jumlah jus yang diminumnya. Minuman manis harus dihindari sepenuhnya pada tahap ini.
3. Cobalah mencampur susu sapi dengan susu atau susu formula. Jika bayi Anda menolak minum susu, cobalah mencampurnya dengan minuman biasa. Kemudian Anda bisa perlahan menyesuaikan proporsinya. Untuk hasil terbaik, campurkan saat ASI atau susu formula dan susu sapi berada pada suhu yang sama - idealnya sekitar 37 ° C (99 ° F).
Anda dapat bereksperimen dengan rasio, namun, misalnya, Anda dapat mencoba:
Campur ¾ cangkir atau sebotol susu formula atau ASI dengan ¼ susu sapi untuk minggu pertama. Anak Anda tidak akan melihat perbedaan besar.
Campur susu sapi dengan susu formula atau ASI dalam proporsi yang sama untuk minggu kedua.
Gunakan ¾ cangkir susu sampai ¼ cangkir susu formula atau menyusui untuk minggu ketiga.
Tawarkan susu sapi murni untuk minggu keempat.
4. Sajikan susu sapi dalam cangkir atau botol yang menarik. Terkadang melayani susu berwarna segar bisa menarik perhatian bayi Anda. Dan jika bayi Anda masih menggunakan botol, pertimbangkan untuk beralih ke cangkir - dia mungkin akan menerima lebih banyak susu sapi jika tidak disajikan di kapal yang berasosiasi dengan ASI atau susu formula.
Berhati-hatilah untuk tidak mengisi secangkir besar, dan perhatikan bayi Anda dengan saksama. Anda tidak ingin anak Anda mengasosiasikan susu sapi dengan frustrasi berulang kali menumpahkannya ke mana-mana.
5. Tawarkan susu pada saat yang tepat. Bayi Anda akan menerima susu lebih mudah jika dia beristirahat dan bahagia. Cobalah untuk menawarkan saat Anda bangun di pagi hari, dan tawarkan sebagai makanan ringan saat makan siang. Bayi yang lapar cenderung rewel.
6. Panaskan susu. Jika Anda ingin membuat susu sapi lebih seperti susu formula atau ASI, hangatkan dengan lembut ke suhu kamar (atau sedikit lebih hangat). Bayi Anda mungkin menerimanya dengan cara ini bahkan jika dia menolak untuk meminumnya dingin.
7. Tetap santai. Jangan marah jika bayi Anda menolak susu sapi, dan jangan terlibat dalam perebutan kekuasaan dengan balita Anda. Bersikaplah gigih, tapi tetap rileks. Simpan susu pada waktu yang berbeda setiap hari dan dalam berbagai cangkir atau botol, dan tunggu sampai bayi Anda menerimanya secara sukarela.
8. Puji usaha anak Anda. Jika bayi Anda minum susu, berikan banyak pujian dan dorongan.
Tambahkan susu sapi ke makanan lain. Jika bayi Anda menolak susu sapi pada awalnya, cobalah mencampurnya dengan makanan yang dia nikmati - kentang tumbuk, sereal, dan sup, misalnya.
10. Suplemen dengan produk susu lainnya. Jika bayi Anda tidak banyak minum susu, pastikan untuk menawarkan yogurt, keju, dan produk susu lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar